Kuliner Indonesia di Workshop kedua dari PROIndo

Oleh Admin, PPIKA
October 27, 2011 3:16 pm

Kali ini PPI Karlsruhe mendapatkan kehormatan untuk mengorganisir acara makan malam bagi para peserta 2nd Workshop of PROIndo. PROIndo merupakan kerjasama beberapa institusi Jerman dan Indonesia untuk aplikasi riset dalam bidang manajemen energy terdesentralisasi serta energi terbarukan. Acara makan malam yang diadakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2011 dan bertempat di gedung SCC Karlsruhe Institut für Technologie ini menjadi penutup dari serangkaian agenda workshop yang telah dimulai dua hari sebelumnya. Workshop dipusatkan pada tiga agenda utama: energy managementacademic personal exchange, dan renewable energy.

Acara makan malam ini diikuti para peserta dari institusi kedua negara, seperti FZI Forschungszentrum Informatik dan Universitas Gajah Mada (UGM). FZI diwakili oleh Dr. Sven Rogalski selaku kepala departemen Process and Data Management in Engineering (PDE), Hendro Wicaksono selaku kepala proyek PDE dalam bidang manajemen energi, serta beberapa kolega FZI lainnya. Sedangkan UGM diwakili oleh Prof. Dr. Jumina dan Prof. Dr. Harwin Saptoadi. PPI Karlsruhe sendiri diwakili oleh Adyatmika Darmanandana dan Diko Sakti Prabowo selaku ketua dan wakil ketua bidang 1 beserta beberapa anggota PPI Karlsruhe.

Acara dimulai pada pukul 19.30 yang didahului dengan presentasi singkat mengenai PPI Kalrsruhe beserta beberapa aktivitasnya dalam dua tahun terakhir. Beberapa dokumentasi dari kegiatan PPI Karlsruhe seperti Sportfest dan penggalangan dana bantuan untuk bencana Merapi dan Mentawai ditampilkan dalam presentasi tersebut. Selain itu, dokumentasi dari kursus singkat matematika dasar untuk siswa baru dan presentasi program Debt Swap oleh perwakilan Dikti pada pertengahan Mei lalu juga tak ketinggalan untuk ditampilkan.

Setelah presentasi selesai, Viktor Schubert, salah satu staf departemen PDE di FZI bertanya mengenai kelebihan-kelebihan menjadi anggota PPI. Oding, salah satu anggota PPI Karlsruhe yang ikut hadir, menjawab berdasarkan pengalamannya bahwa menjadi anggota PPI membantunya untuk lebih cepat beradaptasi dengan berbagai aspek kehidupan di Jerman. Selain itu, juga muncul satu usulan dari Dr. Rigolski jika PPI Karlsruhe juga dapat berperan dalam kerjasama PROIndo terutama dalam memberikan informasi untuk mahasiswa Jerman mengenai kesempatan double degree di Indonesia dan sebaliknya, kesempatan double degree di Jerman untuk mahasiswa Indonesia. Sesi presentasi dan tanya jawab kemudian ditutup dengan undangan bagi seluruh peserta makan malam untuk hadir di kegiatan PPI terdekat, Indonesischer Kulturabend 2011, yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2011.

Para peserta workshop kemudian langsung diarahkan untuk menikmati hidangan makan malam yang telah disiapkan oleh PPI Karlsruhe. Nasi kuning lengkap dengan kering tempe, perkedel, sate ayam, dan rendang, diikuti gado-gado beserta sayur-mayurnya, tahu dan tempe goreng serta bumbu kacang menemani diskusi para peserta hingga acara berakhir sekitar pukul 21.30. Melihat banyaknya tanggapan positif dari para peserta mengenai rasa masakan yang disediakan, rasanya tidak mungkin menu-menu tersebut disiapkan tanpa bantuan dari semua kawan-kawan PPI Karlsruhe yang terlibat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *