Berpenghasilan Selama Studi di Jerman

Oleh Derza Arsad, PPIKA
November 21, 2014 1:57 pm

Kerja

Bagi mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang berdomisili di luar negeri, bekerja sambil menjalankan studi mungkin sudah bukan hal yang asing lagi untuk dilakukan terutama di Jerman. Ditambah dengan biaya studi yang hampir gratis, kemudahaan bekerja ini menjadi daya tarik tersendiri untuk menjadikan Jerman sebagai tujuan studi. Sistem hukum kerja

yang jelas dan terukur untuk setiap klasifikasi pekerja, juga integrasi langsung antara perusahaan swasta dan universitas di Jerman sangat menunjang kehidupan pelajar salah satunya dari sisi keterbukaan lapangan kerja dan kepercayaan setiap pemberi kerja untuk merekrut pelajar sebagai karyawannya. Dari sisi pelajar, hukum kerja yang jelas juga membantu mereka untuk mengatur waktu kerjanya sehingga tidak sampai mengganggu studi mereka.

Biasanya pertanyaan yang selanjutnya muncul ketika seseorang memutuskan untuk melanjutkan studi di Jerman adalah: Apa saja pekerjaan yang tersedia untuk pelajar? Bagaimana cara mendapat pekerjaan tersebut? Apakah pekerjaan tersebut cukup untuk membiayai hidup saya di Jerman? Artikel ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan klasik yang sering muncul.

Jenis pekerjaan yang bisa dilakukan pelajar menurut hukum dibagi menjadi 3, yaitu Minijob, jangka pendek, dan tenaga kerja pelajar. Akan tetapi dalam artikel ini semua akan dibagi menjadi 5 klasifikasi sesuai dengan aplikasinya di dunia nyata. Berikut adalah klasifikasinya:

Bekerja lewat jasa agen penyalur (Arbeitsagentur)

Tugas dari agen penyalur tidak lain adalah memenuhi kebutuhan jumlah pekerja dari perusahaan-perusahaan yang bermitra dengannya. Di sisi lain, para pekerja yang bermitra dengan agen penyalur juga tidak perlu repot mencari-cari pekerjaan karena tugas mencari lowongan sudah diemban oleh sang agen. Agen penyalur merupakan solusi tercepat untuk mendapatkan pekerjaan, kelemahannya yaitu potongan gaji yang cukup besar sebagai komisi agen dan kecilnya kemungkinan untuk memilih tipe pekerjaan.

Minijob (contoh: restoran, hotel, toko, kebersihan, dan lainnya)

Pekerjaan ini biasanya tidak menuntut kemampuan khusus sehingga sangat ideal untuk dikerjakan oleh mahasiswa-mahasiswa yang belum mempunyai pengalaman bekerja. Beberapa pekerjaan yang tergolong kasar bahkan tidak menuntut kemampuan bahasa Jerman yang sempurna. Waktu bekerja bisa sangat fleksibel tergantung dengan kesepakatan. Kelemahan dari pekerjaan ini dibandingkan dengan agen adalah anda harus mencari sendiri lowongannya dan beberapa pekerjaan tidak terikat kontrak resmi seperti mengurus bayi, membersihkan rumah, dan seterusnya. Pekerjaan ini dapat dilakukan bebas pajak sampai dengan gaji maksimal 450 € per bulan, akan tetapi anda wajib membayar asuransi pensiun sebesar maksimal 18,9%. Setiap pelajar boleh melakukan maksimal 3 pekerjaan jenis Minijob.

Pekerjaan liburan (Ferienjob) atau pekerjaan jangka pendek (Kurzfristige Beschäftigung)

Seperti namanya, pekerjaan ini hanya muncul pada waktu liburan sekolah atau dalam jangka waktu tertentu. Pekerjaan ini biasanya dilakukan Full-Time (8 jam per hari) senin sampai jumat selama liburan sehingga sangat menjanjikan pendapatan yang besar di akhir waktu kerja. Biasanya pekerjaan yang dilakukan adalah kerja kasar seperti contohnya di pabrik atau berjualan di pasar malam. Kelemahan dari pekerjaan tipe ini adalah waktunya yang hanya ada pada saat-saat tertentu seperti contohnya liburan sekolah. Meskipun begitu, pendapatan yang diperoleh jika dibagi dalam satu tahun bisa hampir menyamai pekerjaan-pekerjaan sambilan lainnya. Pekerjaan ini hanya boleh dilakukan maksimal selama 2 bulan (50 hari kerja) dengan wajib pajak sebesar 25%. Akan tetapi jika pendapatannya tidak melebihi 8.354 € per tahun (aturan 2014) anda bisa mengajukan surat bernama “Steuererklärung” untuk mendapatkan kembali pajak yang sudah dibayar.

Bekerja di lingkungan universitas/ Badan riset universitas (HiWi)

Dalam pekerjaan ini kita berperan untuk membantu pekerjaan ilmuwan-ilmuwan/professor di universitas secara langsung atau tidak langsung. Sumbangsih pekerjaan kita secara langsung meliputi implementasi proyek ataupun ikut merancang sebuah proyek. Pekerjaan secara tidak langsung meliputi pengurusan fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk penelitian. Pekerjaan ini merupakan idaman hampir semua mahasiswa dikarenakan tuntutan kemampuan khusus yang sesuai dengan level mahasiswa, pengalaman pekerjaannya yang bisa membantu dalam karir, hingga lingkungan sosialnya yang lebih pengertian terhadap mahasiswa karena para pekerjanya berasal dari universitas. Pekerjaan ini dapat dilakukan bebas pajak sampai dengan maksimal 800 € per bulan, akan tetapi wajib membayar asuransi pensiun sebesar maksimal 9,45%.

Di KIT anda dapat mencari lowongan HiWi disini

Bekerja di perusahaan (Werkstudent)

Werkstudent tidak jauh berbeda dengan HiWi kecuali disini kita bekerja di bawah perusahaan. Werkstudent menjanjikan upah yang relatif lebih besar dari HiWi, pengalaman bekerja praktis di perusahaan dan juga dapat memperluas jaringan kita ke perusahaan. Keuntungan yang lebih besar ini menuntut syarat kemampuan khusus yang relatif lebih tinggi dan juga tanggung jawab yang lebih besar. Biasanya pekerjaan Werkstudent ditawarkan oleh perusahaan setelah kita sebelumnya magang (praktikum) di tempat yang sama, akan tetapi kemampuan yang memadai tidak menutup kemungkinan untuk bekerja Werkstudent tanpa pengalaman bekerja di perusahaan tersebut sebelumnya. Untuk mendaftar Werkstudent salah satu caranya adalah dengan mengunjungi website resmi perusahaan yang dituju dan mendaftarkan diri secara online. Pekerjaan ini terhitung sebagai pekerjaan yang menggunakan tenaga kerja pelajar atau dalam bahasa Jerman “Studentische Hilfskraft” sehingga aturan yang digunakan sama seperti HiWi yaitu batas maksimal bebas pajak 800 € per bulan dengan asuransi pensiun 9,45%.

Waktu kerja yang diperbolehkan untuk pelajar yaitu:
– Maksimal 20 Jam per minggu, atau
– Tidak lebih dari 2 bulan (50 hari kerja), atau
– Pekerjaan dilakukan ketika liburan semester

Mulai 01.01.2015 di Jerman berlaku aturan batas gaji kotor minimal yang juga berlaku untuk pelajar sebesar 8,5 € per jam. Perlu diketahui bahwa agen penyalur memotong komisi dari presentase gaji kotor anda, sehingga dengan menggunakan jasa ini sangat memungkinkan anda menerima gaji dibawah batas minimal.

Menghitung perkiraan gaji per bulan bukanlah hal yang mudah. Hal yang menambah kompleksitas penghitungan gaji meliputi besar gaji di tiap tempat/perusahaan yang bervariatif juga perbedaan besar pajak yang harus dibayar untuk klasifikasi yang berbeda. Akan tetapi dalam artikel ini saya akan mencoba membuat semuanya menjadi sangat simpel.

Mari kita ambil batas minimal gaji yaitu 8,5 € per jam.

Dengan menggunakan basis maksimal 450 € gaji bebas pajak seharusnya anda bisa bekerja sebanyak 52 jam per bulan, akan tetapi karena keterbatasan waktu biasanya pelajar Indonesia di Jerman hanya bekerja sebanyak 30-40 jam per bulan. Jadi mari kita ambil 40 jam per bulan.

Mari mengitung, karena anda bekerja dibawah basis 450 € per bulan maka satu-satunya potongan yang wajib dibayar adalah asuransi pensiun. Mari kita ambil presentase asuransi pensiun paling besar dari tipe pekerjaan diatas yaitu 18,9 % sehingga total gaji anda per bulan adalah:

8,5 € x 40 jam = 340 € kotor per bulan
340 – 18,9% x 340 € = 275,74 € gaji bersih yang diterima per bulan

Jika merujuk pada perhitungan biaya hidup per bulan dalam artikel rincian biaya hidup, maka gaji tersebut dapat menutupi sekitar 50% dari total biaya hidup anda di Jerman.

Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi dan survey terhadap pelajar-pelajar Indonesia di Karlsruhe. Seperti yang juga sudah disebutkan diatas, perhitungan gaji ini bisa sangat bervariasi tidak hanya untuk kota yang berbeda tetapi juga dalam kota yang sama. Ditambah lagi aturan gaji Jerman dapat berubah-ubah tiap tahunnya. Meskipun begitu artikel ini diharapkan dapat memberi gambaran seberapa besar anda dapat mandiri membiayai studi anda sendiri di Jerman.


Comments are closed.