Menjadi Tutor di Kampus

Oleh Filzah Asyrif Fiantama, PPIKA
December 5, 2016 4:13 pm

Tutor

Memiliki kesempatan menggali ilmu dan pengetahuan di tanah Jerman pasti memberikan rasa bangga. Mari kita bayangkan sebaliknya, akan lebih membanggakan kita jika dapat dipercaya oleh orang Jerman untuk membantu Junior (baik dari Jerman atau dari luar Jerman) kita memahami salah satu atau mungkin beberapa mata kuliah. Perlu di garis bawahi, hal ini bukanlah hal yang mustahil. Kampus-kampus di Jerman memberikan kesempatan kepada mahasiswa/-i yang layak, untuk menjadi Tutor.

 

Lalu apa yang dibutuhkan untuk menjadi Tutor di kampus?

  1. Nilai yang layak

Orang Jerman sangat menghargai hasil. Mereka benar-benar menganggap serius nilai yang kita peroleh, yaitu sebagai cerminan penguasaan kita dalam mata kuliah tersebut. Jadi yang pertama harus diperhatikan adalah pemahaman kita pada mata kuliah tersebut, sehingga kita bisa mendapatkan nilai terbaik sebagai hasil ujian. Ada yang mengatakan bahwa nilainya harus sempurna, yaitu 1,0. Belum tentu. Dosen juga pasti melihat nilai dari peserta ujian pada angkatan tersebut. Semakin kita di puncak nilai tertinggi, kemungkinan untuk dipercaya menjadi Tutor selalu ada. Jika kita dipikir layak untuk menjadi Tutor, maka Dosen mata kuliah tersebut akan menawarkan kita untuk menjadi Tutor dan menjelaskan sedikit manfaat dan sistem dari Tutorium itu sendiri.

  1. Kemampuan Menjelaskan

Sang calon Tutor sudah pasti menguasai mata kuliah tersebut dan mungkin bisa mengerjakan segala macam soal terkait dengan waktu yang relatif singkat. Tapi yang lebih dibutuhkan sebagai seorang Tutor adalah “seni” membuat orang lain mengerti dengan mendengarkan penjelasan kita. Tidak perlu takut dankhawatir jika belum pernah memiliki pengalaman menjelaskan di depan banyak orang, terutama bukan dengan bahasa ibu kita, melainkan dengan bahasa Jerman. Hal ini tentu bisa dilatih, bisa dimulai dari menjelaskan pada diri sendiri, dilanjutkan dengan menjelaskan kepada sesama orang Indonesia lalu mencoba menjelaskan kepada teman-teman asing, baik dari Jerman atau dari luar Jerman. Kemampuan untuk merangkai dan memilih kata agar sang pendengar mengerti, akan makin berkembang seiring kita terus melatih diri kita menjelaskan sesuatu dalam bahasa Jerman.

  1. Dokumen

Tidak ada yang harus di khawatirkan soal dokumen-dokumen yang akan dibutuhkan nanti. Tidak perlu juga terburu-buru mengurus semua dokumen ini. Pihak sekretariat akan menjelaskan secara detail dokumen apa saja yang harus kita siapkan, dokumen mana saja yang harus kita isi serta hal lain apa lagi yang harus kita lakukan.

Jadwal Tutorium juga harus kita diskusikan bersama peserta Tutorium agar banyak mahasiswa yang dapat ikut serta. Pengaturan Jadwal ini juga dilakukan setelah urusan dengan sekretariat (kontrak kerja,dll..) sudah selesai.

 

Apa keuntungan / manfaat menjadi Tutor?

  1. Pengalaman

Akan selalu datang “Kali Pertama” dalam hidup. Dengan mengambil kesempatan untuk menjadi Tutor, meskipun belum selevel seorang dosen, kita akan mendapatkan pengalaman dalam mengajar.

  1. Pendalaman Materi

Secara tidak langsung kita akan terus-menerus mengulang pelajaran/mata kuliah yang sama agar dapat dengan baik menjelaskan. Hal ini akan memperdalam pemahaman kita terhadap mata kuliah tersebut, karena kita mencoba memilih dan merangkai kalimat yang mudah dicerna.

  1. Menambah Teman

Peserta Tutorium biasanya hanya terpaut 1 semester dengan Tutornya (terkadang lebih). Jika kita setiap minggu bertemu mereka, tentu kita juga bisa terus menjaga komunikasi dengan mereka sebagai Teman. Jika memiliki partner Tutor, biasanya akan lebih sering bertemu untuk mempersiapkan Tutorium berikutnya. Partner Tutor kita juga bisa menjadi investasi hubungan kita.

  1. Uang

Bisa dikatakan ini keuntungan kesekian, karena jika dibandingkan dengan kerja lain selain Tutor, kita akan mendapatkan jam kerja lebih banyak tiap minggunya. Tapi jika kita tidak benar-benar membutuhkan uang dalam jumlah banyak, hasil dari Tutor juga cukup membantu menambah penghasilan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *