Sprecht miteinander! – Kesempatan bagus untuk melatih percakapan Bahasa Jerman.

Oleh Brilliant Thomas, PPIKA
December 5, 2016 4:17 pm

Kalian sedang berada di dalam Hörsaal Uni. Siang ini adalah giliran Technische Mechanik 3 untuk menyibukan catatan dan memaku mata kalian fokus ke papan tulis. Dosen di depan kelas masih berusaha memasukan konsep Relativsystem ke dalam ruang lingkup pemahaman kalian. Belum berhasil. Ada beberapa hal yang bagi kalian masih kurang jelas. Kalian pun harus bertanya kepada si Professor. Tapi sampai kelas selesai, pertanyaan tadi tidak kalian ajukan.

Kasus di atas sering terjadi kepada mahasiswa Indonesia di Jerman, khususnya yang baru memasuki dunia perkuliahan. Alasannya tentu saja karena mereka masih malu dan takut jika ternyata Bahasa Jerman mereka tidak cukup bagus untuk didengar oleh para Muttersprachler yang ada di dalam kelas. Akibatnya, tidak jarang para pelajar ini tidak betul memahami apa yang sebenarnya mereka pelajari. Ketakutan ini sebenarnya tidak beralasan. Warga Jerman, apalagi dari golongan yang terpelajar, memiliki tingkat toleransi yang cukup tinggi kepada orang asing dengan kemampuan berbahasa yang terbatas. Para mahasiswa Indonesia pun sebenarnya memiliki kemampuan berbahasa yang cukup baik. Lalu kenapa kita masih sering merasa takut untuk berbicara? Karena kita kurang berlatih. Disinilah program Sprecht miteinander berperan besar.

Sprecht miteinander! adalah suatu program dari Internationales Begegnungszentrum Karlsruhe (IBZ) yang bertujuan untuk melatih kemampuan oral para pesertanya. Peserta dibagi ke dalam beberapa grup tergantung kemampuan Bahasa Jerman mereka, sehingga semua  bisa berlatih secara optimal. Dengan dipandu seorang warga Jerman asli, para peserta di tiap grup dapat berdiskui tentang berbagai macam topik sambil membenahi Bahasa Jerman mereka. Dan karena latar belakang pesertanya yang sangat beragam, di program ini kita juga bisa saling bertukar cerita dengan warga dengan kondisi budaya yang sangat berbeda dengan kita. Ini tentu saja dapat membuka wawasan kita ke arah yang lebih global.

Penulis pernah dalam beberapa kesempatan mengikuti program ini. Kesan pertama yang penulis dapat adalah rasa kekeluargaan. Peserta yang sudah kenal satu sama lain menjelma menjadi lingkaran pertemanan tersendiri yang cukup erat. Para sukarelawan yang menjadi pemandu di tiap grup diskusi pun adalah orang-orang yang sangat baik dan tidak ragu untuk mendengarkan permasalahan yang kita alami sekaligus memberi nasihat-nasihat yang membantu. Tidak hanya Sprecht miteinander! program yang bagus untuk melatih gesprochenes Deutsch kita, program ini juga menjadi tempat yang bagus untuk mencari teman.

Dengan alasan yang telah dijabarkan di atas, penulis menyarankan kawan-kawan sesama pelajar Indonesia untuk secara teratur mengikuti program ini. Sprecht miteinander! diadakan setiap Selasa dan Kamis jam 18.30 di Kaiserallee 12d, 76133 Karlsruhe.

 

http://ibz-karlsruhe.de/integrationsprojekte/sprecht-miteinander.html

 

Es lohnt sich wirklich, daran teilzunehmen J

 

Brilliant F. M. Thomas


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *