Studi di Jerman, Mimpi ato Bermimpi

Oleh Ludy Hendro Loe, PPIKA
December 5, 2016 4:10 pm

Dream

Mimpi dalam hal ini bukan sulitnya untuk studi ke Jerman tetapi lebih apa yang akan terjadi di Jerman. Untuk studi ke Jerman sekarang sangat mudah, banyak jasa-jasa yang menyediakan fasilitas untuk studi ke Jerman ataupun Anda bisa sendiri mengurusnya sendiri (hemat biaya yang lumayan besar). Banyak informasi yang tersedia di Internet, seperti dokumen-dokumen yang di perlukan, bagaimana cara mengirimkan dokumennya dan yang paling penting adalah tempat tinggal. Ya, mencari tempat tinggal (Wohnung) di Jerman tidaklah mudah khususnya di daerah sekitar kampus ataupun sekolah. Di sini Anda harus bersaing dengan yang lain untuk mendapatkan tempat yang OK.

Studi di Jerman banyak tantangan dan hambatan yang akan (mungkin) mengganggu kuliah Anda. Menurut pengalaman saya, tantangan yang paling susah adalah bahasa Jerman. Kadang saya sulit mengerti apa yang dijelaskan oleh Dosen sehingga harus mengambil tambahan ekstra dalam bahasa Inggris kalau tersendia. Untuk masalah Bahasa, saya mengakalinnya dengan cara menonton TV berbahasa Jerman. Bagi yang tidak memiliki siaran tv Jerman (seperti saya), bisa menoton TV lewat Netflix. Dan menurut saya Netflix lebih membantu, karena kita dapat mengganti substitle-nya sesuka hati (Inggris atau Jerman) dan juga siaran TV Jerman, (yang menurut saya sangat membosankan :D). Lalu saya tidak merekomendasikan untuk men-download film dari internet, karena sudah ada beberapa kasus orang indonesia terjerat hukum.

Adapun hambatan lain yang saya rasakan adalah terlena dalam menikmatin Eropa, seperti cycling keliling Jerman (Hobby), tour di Eropa, atau pun video game. Sehingga saya merasakan seperti tenggalam dalam mimpi (bermimpi) dan studi menjadi terganggu. Menurut saya meluangkan waktu kosong untuk video game atau pun hobby bukanlah masalah, namun harus dibatasi lebih banyak untuk belajar tentunya. Yaa.. kalau tidak akan seperti saya, waktu ujian sudah mau dekat, belajar sampai tidak tidur (benar-benar sangat menderita) 🙁

Selain Studi, banyak juga perbedaan-perbedaan hukum, lingkungan, makanan dan sosial yang akan dirasakan. Yang paling penting Anda harus tidak mendownload film atau musik melalui Torrent atau Anda bisa di denda sampai ribuan Euro. Anda sebenarnya dapat mengurangi denda ini dengan cara menyewa pengacara, biasanya untuk kasus pertama Anda akan di beri keringanan (denda sekitar €300).

Kemudian di Jerman itu banyak Tram, sehingga Anda harus berhati-hati dan bila terjadi kecelakan, bukan hanya Anda cedera, Anda harus membayar denda karena lalai di jalan dan denda kerusakan Tram (bila ada kerusakan yang terjadi).

Bir adalah minuman favorit di sini, Anda akan banyak melihat orang mabuk di jalan (malam hari), walaupun sampai sekarang saya belum pernah dapat masalah dengan orang mabuk akan tetapi lebih baik menghindari orang-orang mabuk ini.

Untuk bersosialisasi dengan orang Jerman bisa di kata kan susah – susah gampang. Banyak orang Jerman yang ramah walaupun ada juga yang tidak ramah. Biasanya, bila Anda mencoba untuk memulai pembicaraan dapat langsung Anda rasakan, apakah lawan bicara Anda itu ramah atau tidak.

Jerman bisa Saya katakan negara yang menyenangkan. Negara ini memiliki tingkat keamanan tinggi, kebersihan lingkungan, taat pada peraturan, dan banyak tempat hiburan juga dan juga mini Job bagi yang ingin mendapat tambahan uang saku. Polisi dan penduduk sini juga ramah-ramah, jangan malu bertanya walaupun bahasa Jerman Anda tidak bagus. Akan tetapi, ini hanya dari pengalaman saya yang tinggal di kota kecil Karlsruhe. Tidak ada yang sempurna kecuali Tuhan, maka tetap mawas diri, taatin peraturan yang berlaku dan tentu saja berdoa supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Akhir kata, selalu ingat akan tujuan kita datang ke Jerman, jangan sampai tenggelam dalam mimpi, akan tetapi wujudkan mimpi Anda sekalian.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *